Full Chapter Novel Kamu Akan Miskin Mas

  • Sahabatberfikir
  • Mar 09, 2022

Novel Kamu Akan Miskin Mas – Halo kalian semua yang lagi baca tulisan kami sekarang, disini seperti biasa kita akan membahas banyak hal menyenangkan dan penuh dengan keseruan untuk mengisi waktu senggang kalian. Kali ini kita akan membahas seputar Novel Kamu Akan Miskin Mas ya.

Yuk simak ulasan kali ini sampai selesai ya.

Deskripsi Novel Kamu Akan Miskin Mas

Judul: Kamu Akan Miskin, Mas!
Penulis: Rahma La
Penerbit: Goodnovel
Genre: Drama
Bahasa: Indonesia

Sinopsis dan Cuplikan Novel Kamu Akan Miskin Mas

Perubahan di hidupku setelah melahirkan. Dingin pada suami sendiri. Namun, luka di hatiku tidak bisa mengering secepat itu. Semuanya akan aku balas padamu, Mas!

BLURR.

“Aduh. perutku sakit banget, Mas. Kayaknya mau melahirkan.”

“Halah. tahan dulu sakitnya. Besok aja kalau mau melahirkan. Hari ini aku sibuk,” katanya sambil mengibaskan tangan. Aku yang memegangi tangannya langsung menoleh tidak percaya. Benarkah dia barusan mengatakan itu?

Sungguh, tidak aku sangka kalimat itu keluar dari mulut dia. Ah, sangat tidak masuk akal, tapi memang kelakuan dia selalu begitu.
“Tapi, Mas—” Aku memejamkan mata, kemudian menarik napas panjang. Menatap suamiku yang tampak kesal. Dia terlihat tidak suka.

“Kamu itu susah banget dibilangin. Tunda aja acara melahirkan itu.”

Aku memegangi perut buncit, menatap miris ke Mas Reno yang pergi dari rumah. Dengan tertatih, aku keluar rumah. Mobil suamiku sudah tidak ada lagi di parkiran. “Tolong!” teriakku lirih. Tidak ada siapapun yang mendengar. Rumah tetangga pada sepi. Aku mengusap keringat di dahi, perutku sakit sekali.

Mas Reno memang benar-benar. Dia tidak mau tahu urusanku. Aku mengusap dahi yang berkeringat. Sepi, tidak ada siapa pun.

Dengan susah payah. aku mengambil dompet dan ponsel di dalam. Kemudian mengunci pintu rumah. Dengan kondisi seperti ini, aku sulit sekali untuk berjalan.

Baru berjalan beberapa langkah di jalan besar. aku berpapasan dengan tetangga depan rumah. Ketika melihatku, dia terlihat panik.

Baca Juga:

Novel Harga Diri Seorang Wanita Full Chapter

Full Chapter Novel Baju Bayi di Rumah Mertua

……

“Loh, Bu Nina kenapa jalan sendirian? Aduh. mukanya kok pucat gitu?” tanyanya sambil membantu menopang tubuhku.

Alhamdulillah. Ada tetangga yang lewat. Aku memegangi tangannya. Sesekali mengatur napas.

“Tolong saya, Bu. Saya mau melahirkan,” kataku sambil menatapnya.

“Ya ampun. sebentar saya keluarin mobil dulu, Bu.” Tetanggaku langsung melangkah cepat ke rumahnya. Dia mengeluarkan mobil.

Kami menuju ke rumah sakit. Aku mengusap wajah, menatap keluar kaca mobil. Sesekali, aku membaca shalawat. Mengusap perut, berusaha agar tidak berteriak

“Kamu memang tidak punya perasaan, Mas,” gumamku sambil mengigit bibir.

“Selamat, Bu. Anaknya laki-laki. Tampan.” Aku menggendong bayi laki-laki yang diserahkan.

“Saya perlu hubungi Pak Reno, Bu?” tanya tetanggaku tadi. Dia sepertinya hendak pulang, tapi terlihat bahagia ketika aku menunjukkan bayiku padanya.

“Tidak perlu. Terima kasih udah nganterin ke rumah sakit, sekaligus nemenin, Bu. Sekali lagi terima kasih.” Aku tersenyum padanya. “Saya malah senang. Bu. Ibu bantu saya banyak. Masa saya gak pernah bantu Ibu. Saya permisi dulu, Bu. Masih ada kerjaan di rumah.” Tetanggaku mengusap lenganku, kemudian pamit pada bayi yang kugendong. meskipun tau bayi itu tidak akan merespon apa-apa.

“Iya. Jangan kasih tau suami saya kalau saya sudah melahirkan, ya, Bu.” Meskipun tetanggaku tampak kebingungan. tapi dia tetap mengangguk. Kemudian keluar dari ruang rawatku. Aku menatap ponsel, kemudian menyimpannya. Pandanganku tertuju ke bavi yang baru saja menggeliat. Tampak lucu.

Cara Baca Mudah

Kalian bisa langsung baca dengan mudah hanya dengan KLIK DISINI.

Akhir Kata

Sekian dan terima kasih sudah baca ulasan kami sampai akhir ini ya, dan jangan lupa untuk slalu mampir ke lapak kami hanya di Sahabat Berfikir untuk temukan keseruan lainnya.

Sampai jumpa di pembahasan kita selanjutnya ya Readers untuk bahas membahas banyak hal menyenangkan dan menarik lainnya di Sahabat Berfikir ini ya kalian dan SEE U <3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *