Cara Baca Novel Tak Terduga Full Chapter Free

By Dusty Pink

Novel Tak Terduga – Kita kembali lagi nih di Readers di lapak sederhana kami ini ya. Dan seperti biasa kali ini kita akan membahas banyak hal yang menarik dan penuh dengan kejutan hanya untuk kalian semua ya tentunya para penikmat dan pecandu novel ini hehe. Kali ini kita akan membahas sebuah Novel Tak Terduga yang akan menemani kamu di beberapa waktu kedepan ya.

Yuk langsung aja simak ulasan artikel kami dari awal sampai akhir ya.

Tentang Novel Tak Terduga

Judul: Tak Terduga
Penulis: Miss Sena
Penerbit: Hinovel
Bahasa: Indonesia
Genre: Romansa

Sinopsis dan Cuplikan Novel Tak Terduga

Ayumi, gadis manja keturunan Indo-Jepang yang memutuskan hidup mandiri untuk kuliah di luar kota justru bertemu pemuda yang merubah hidupnya.

Jatuh cinta pada pandangan pertama pada pemuda itu mengantarkan Yumi pada rasa sakit. Ternyata ia mencintai seseorang yang sudah mempunyai kekasih.

Tapi pemuda itu justru memperlakukan Yumi spesial layaknya kekasih. Hal tersebut membuat Yumi bingung, akan perasaan pemuda itu. pun bagaimana jika semua hanya harapan semu?

BLLUUR.

“Aku tidak mau, Pi.” Ayumi masih berusaha protes pada keinginan orang tuanya untuk mendaftarkan putri mereka kuliah di luar kota.

“Tapi kamu harus mau, Yumi! Papi sama Mami tidak bisa selalu mendampingimu. Di sana kamu bisa bergaul dengan orang lain, bukan hanya berdiam diri di kamar,” cecar Yuda Gunawan—papi Ayumi.

Ayumi menatap sebal kedua orang tuanya yang kini membantu mengemasi barang yang akan dibawanya. Padahal mereka baru mengutarakan keinginan untuk menguliahkan Ayumi ke luar kota baru tadi malam. Tapi pagi ini sudah heboh menyuruh Yumi untuk bersiap berangkat.

Baca Juga:

Gratis Baca Novel My Lord Full Chatper Mudah

Full Episode Novel Kaisar Naga Bela Diri

Gadis itu tak tahu sama sekali dengan jalan pikiran orang tuanya. Bahkan ia tidak tahu kampus mana yang menjadi tujuan mereka. Semua pendaftaran dan persyaratannya sudah diatur orang tuanya.

“Lagi pula Mami dan Papi tidak memberitahu Yumi dari awal. Seharusnya kalian melibatkanku untuk mengambil keputusan. Kenapa harus ti—,”

“Memang kamu mau kalau kita ngomongnya jauh-jauh hari? Yakin tidak mogok makan? Hmmm,” sela Gina Ayumi—mami Ayumi—sambil menggoda putrinya.

Ayumi terdiam. Dalam hati gadis imut itu membenarkan perkataan maminya. Sudah menjadi kebiasaan sejak kecil, apapun yang tidak sesuai baginya, maka Ayumi akan mogok makan.

……..

“Kamu tidak akan kekurangan nantinya. Kami akan pastikan itu,” kata Yuda sambil menatap lekat putrinya yang masih cemberut.

“Memangnya kalian tidak akan merindukan Yumi?” tanya Ayumi dengan memajukan bibirnya merajuk.

Yuda dan Gina terbahak melihat tingkah putrinya yang masih saja seperti anak kecil di usia hampir kepala dua.

“Meskipun kamu di rumah, kami pun juga jarang pulang, kan? Daripada kamu tidak punya teman, lebih baik kuliah sambil ngekos, nanti di sana kamu akan mendapat teman yang banyak,” ucap Gina lembut.

Akhirnya Ayumi mengangguk pasrah. Setidaknya ia ganti yang menuruti keinginan orang tua, bukan hanya menuntut mereka menuruti keinginannya. Alasan lain, Ayumi pun merasa kesepian saat di tinggal di rumah sendiri. Mungkin benar kata orang tuanya, dengan begitu ia tidak akan kesepian.

“Kalau begitu kamu siap-siap, kita berangkat setelah ini,” perintah Yuda mutlak.

Lelaki paruh baya itu berdiri berdampingan dengan istrinya dan berlalu dari kamar Ayumi. Sementara Ayumi menatap nanar barang-barang yang telah disiapkan orang tuanya.

Ayumi Gunawan biasa dipanggil Yumi. Gadis imut berambut pendek blasteran Indo Jepang itu sedang menuju kota Bandung bersama orang tuanya. Ibunya asli Jepang dan Ayahnya asli Jakarta.

Cara Baca Mudah

Kalian bisa dengan mudah baca novel ini hanya dengan KLIK DISINI ya.

Akhir Kata

Sekian dan terima kasih sudah baca ulasan artikel kami dari awal sampai akhir ya kalian semua. Jangan lupa juga ya untuk kalian slalu mampir ke lapak kami yang hanya ada di Sahabat Berfikir untuk temukan banyak keseruan dan kejutan tak terduga lainnya ya.

Sampai jumpa dan SEE U <3

Tinggalkan komentar