Baca Novel Nafkah Lima Belas Ribu Full Episode Gratis

By Sahabatberfikir

Nafkah Lima Belas Ribu – Halola Readers! Hari kalian gimana? pasti cerah kah, kalo mendung mending baca novel aja supaya mood kamu bangun lagi. Kebetulan banget nih, sahabat berfikir akan membahas Novel Nafkah Lima Belas Ribu.

Novel Nafkah Lima Belas Ribu karya Nay Azzikra ini sukses membut para pecinta novel kepo gimana kisah dan cerita yang ada di dalam novel ini.

Langsung simak ya artikel ini sampai selesai.

Tentang Novel Nafkah Lima Belas Ribu

Judul: Nafkah Lima Belas Ribu
Penulis: Nay Azzikra
Penerbit: Goodnovel
Genre: Drama
Rating: 9.7 (Sangat Bagus)
Bahasa: Indonesia

Cuplikan Singkat Novel Nafkah Lima Belas Ribu

“Dek, uang bulanan nya ada di meja rias ya, Mas pergi kerja dulu.”

Aku yang sedang menjemur baju sekilas menoleh, tersenyum dan mengangguk.

“Ada bonus, buat beli lipstick kamu.” Dia berkata seraya memainkan kedua alis. Kebiasaan yang Ia gunakan saat sedang menggodaku.

“Jangan lupa! Beli yang warnanya merah menyala, mas suka itu.” Tambahnya lagi, saat sudah berada di atas motor.

Aku memonyongkan bibir, tanda mengejek. Ia lantas melajukan motornya perlahan menuju tempat dimana ia bekerja. Menjadi guru PNS di sebuah Sekolah Dasar.

Lalu beranjak tubuh ini kubawa masuk ke dalam rumah. Langkah kaki terayun menuju kamar tidur. Kuambil amplop berisi uang bulanan dari suamiku. Lima lembar uang seratus ribuan.

Aku tersenyum kecut. Mengingat permintaannya untuk membeli pewarna bibir. Memang benar ia memberiku bonus lima puluh ribu. Karena untuk sehari-harinya ia memberikanku jatah belanja limabelas ribu. Anak kami dua.

Untuk uang jajan mereka sehari-hari saja, uang dari Mas Agam tidaklah cukup. Untungnya orangtuaku memberi beberapa petak sawah untuk lahan pertanian, sehingga untuk makanan pokok, kami tak usah membelinya.

….

Aku tak pernah tahu, berapa gaji yang ia terima utuh sebulan. Karena setahuku ia masih memiliki cicilan dari sebelum menikah, dan setelah menikah, ia menambah utangnya lagi untuk membeli sepetak tanah, sebagai investasi katanya.

Tanah tersebut, kini dikelola oleh mertuaku. Sedang uang sertifikasi yang diterima tiap triwulan sekali, kami sepakat untuk menyimpan di bank untuk jaga-jaga bila ada kebutuhan mendadak.

Baca Juga :

Suamiku Ternyata Seorang Presdir Full Episode Gratis
My Husband (Un) Perfect PDF Gratis FULL EPISODE
Buta Hati by Ayu Tarigan PDF Gratis FULL EPISODE

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, aku yang kebetulan juga mengajar di salah satu TK milik yayasan PKK Desa, membuka kantin di sekolah, tempatku bekerja. Selain itu, di rumah aku juga membuat beraneka macam keripik. Kutitipkan ke warung-warung. Alhamdulillah, hasilnya bisa ditukar dengan keperluan dapur.

Kujalani dengan penuh rasa ikhlas sekalipun berat kurasa. Karena aku percaya, suamiku telah memberikan yang terbaik untuk kami. Hanya saja, memang kemampuaanya dalam memberi nafkah hanya sebatas ini.

“Gaji mas cuma satu juta Dek, buat nabung simpanan hari raya di koperasi dua ratus. Sisanya buat ongkos Mas beli bensin ya? Makanya kamu harus nerima kalau Mas sering nginep di rumah Ibu, yang lebih dekat dengan sekolah.

Untungnya Mas gak ngerokok. Mas yakin, kamu bisa mengatur keuangan kita dengan baik. “Begitu selalu yang ia ucapkan saat aku mengeluh. Dan aku selalu percaya padanya. Karena aku yakin, ia pria yang sangat baik. Taat beribadah, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Selama ini, keluarga Mas Agam menganggap aku sangat bahagia bersuamikan ia yang sudah PNS sejak sebelum menikah.

Mereka mengira, kecukupan yang aku dapatkan semua berasal dari gaji yang ia berikan. Aku tak pernah menjelaskan apapun pada mereka. Karena kewajiban seorang istri adalah menjaga marwah keluarga.

Tak sepatutnya menceritakan urusan rumah tangga kepada orang lain. Sekalipun mereka masih keluarga kita. Berat ringannya hidup, cukup kami yang tahu. Aku tak ingin harga diri suami jatuh di hadapan keluarga besarnya.

Cara Baca Novel

Kamu bisa dengan mudah baca novel ini ya, langsung aja klik disini dan segera tuntaskan kekepoan mu.

Akhir Kata

Terima kasih buat kalian semua yang udah mampir ke sini ya, terus baca artikel-artikel kami di sahabat berfikir.

Sampai jumpa dan SEE U <3

Tinggalkan komentar